Minggu, 08 Maret 2026

Cerita Romantis ( Janji di Ujung Senja Kerajaan ) eps 4


CINCINSLOT Pagi hari di kerajaan Eldoria terasa tidak seperti biasanya. Kabut tipis menyelimuti halaman istana, dan suasana tampak lebih sunyi dari biasanya.

Putri Elara berjalan di koridor panjang istana menuju perpustakaan kerajaan. Sejak kejadian aneh di gerbang utara dan kata-kata makhluk bayangan yang menyebut namanya, hatinya terus dipenuhi rasa gelisah.

“Ada sesuatu yang tidak mereka ceritakan padaku…” gumamnya pelan.

Perpustakaan kerajaan adalah tempat yang jarang dikunjungi orang. Rak-rak kayu tua dipenuhi buku dan gulungan kuno dari ratusan tahun lalu.

Elara mulai membuka beberapa buku legenda lama tentang gerbang dunia lain.

Di salah satu buku tua yang sudah berdebu, ia menemukan sebuah lukisan kuno.

Lukisan itu menggambarkan seorang ratu kerajaan Eldoria dari ratusan tahun lalu. Namun yang membuat Elara terkejut adalah simbol yang berada di belakang ratu itu—simbol yang sama persis dengan simbol bercahaya yang ia lihat di gerbang utara.

Elara menyentuh halaman buku itu perlahan.

“Tunggu… ini…”

Tiba-tiba sebuah suara terdengar dari belakangnya.

“Kau tidak seharusnya membaca buku itu.”

Elara menoleh dengan cepat.

Di pintu perpustakaan berdiri Arven.

“Elara… tutup buku itu,” katanya dengan wajah serius.

“Terlambat,” jawab Elara. “Aku sudah melihatnya.”

Ia menatap Arven dengan mata penuh pertanyaan.

“Kenapa simbol itu ada di lambang kerajaan kami?”

Arven terdiam cukup lama.

Akhirnya ia berkata dengan suara pelan,

“Karena kerajaanmu… memiliki hubungan dengan dunia tempat aku berasal.”

Elara membeku.

“Apa maksudmu?”

Arven berjalan mendekat, lalu membuka halaman terakhir buku itu.

Di sana terdapat tulisan kuno yang hampir pudar.

“Ratusan tahun lalu,” kata Arven, “seorang penjaga gerbang dari duniaku jatuh cinta pada seorang ratu manusia.”

Elara membaca tulisan itu perlahan.

“Dari hubungan itu… lahirlah garis keturunan yang memiliki darah dari dua dunia.”

Elara menatap Arven dengan napas tertahan.

“Kau ingin mengatakan bahwa…”

Arven mengangguk pelan.

“Kau adalah keturunan mereka.”

Ruangan perpustakaan terasa sunyi.

Elara tidak tahu harus berkata apa.

Selama ini ia mengira dirinya hanyalah seorang putri kerajaan biasa.

Namun ternyata—

Darah yang mengalir di tubuhnya berasal dari dua dunia.

Dan mungkin itulah alasan makhluk bayangan dari dunia lain mencarinya.

Arven menatapnya dengan wajah khawatir.

“Sekarang kau tahu kenapa aku harus melindungimu.”

Namun di luar tembok istana, bayangan gelap itu sudah semakin dekat.

Karena bagi makhluk dari dunia lain…

Putri Elara bukan hanya manusia biasa.

Ia adalah kunci yang bisa membuka gerbang antara dua dunia selamanya.

Serangan di Malam Tanpa Bulan

CINCINSLOT Malam itu langit di atas kerajaan Eldoria tampak aneh. Tidak ada bulan, hanya awan gelap yang bergerak perlahan menutupi bintang-bintang.

Di dalam istana, Putri Elara masih berdiri di perpustakaan bersama Arven. Pikiran Elara dipenuhi oleh rahasia yang baru saja ia ketahui tentang darah keturunannya.

“Jadi… aku benar-benar memiliki darah dari dua dunia?” tanya Elara pelan.

Arven mengangguk.

“Itulah sebabnya gerbang dunia lain bereaksi saat kau berada di dekatnya.”

Elara menunduk, mencoba memahami semuanya.

Namun tiba-tiba—

BOOM!

Suara ledakan keras terdengar dari arah luar istana.

Rak-rak buku bergetar. Beberapa gulungan tua jatuh ke lantai.

“Apa itu?!” Elara terkejut.

Arven langsung berlari ke jendela besar perpustakaan.

Di luar, para penjaga kerajaan berlari di halaman istana dengan panik. Api obor berkelap-kelip di antara kegelapan malam.

Dan di atas tembok utara—

bayangan besar dengan sayap hitam mendarat dengan keras.

Makhluk dari dunia lain itu akhirnya datang.

“Dia menemukan kerajaan…” kata Arven dengan wajah tegang.

Elara ikut melihat keluar jendela. Jantungnya langsung berdegup kencang.

Makhluk itu jauh lebih besar dari yang ia bayangkan. Mata merahnya menyala di tengah kegelapan.

Para penjaga mencoba menyerangnya dengan panah.

Namun panah-panah itu bahkan tidak bisa menyentuh tubuhnya.

Makhluk itu tertawa menyeramkan.

“Manusia lemah… kalian tidak bisa menghentikanku.”

Arven langsung berbalik ke arah Elara.

“Kau harus pergi dari istana sekarang!”

“Apa? Tidak!” Elara menolak. “Aku tidak akan meninggalkan ayahku dan rakyat kerajaan!”

Arven menggenggam tangannya.

“Dengarkan aku, Elara. Makhluk itu datang untukmu.”

Di luar, makhluk bersayap itu mengangkat tangannya. Kabut hitam menyebar ke seluruh halaman istana.

Para penjaga mulai jatuh satu per satu.

Makhluk itu mengangkat kepalanya dan menatap langsung ke arah jendela perpustakaan.

Seolah ia tahu Elara berada di sana.

Senyum mengerikan muncul di wajahnya.

“Aku bisa merasakanmu… darah dari dua dunia.”

Elara mundur selangkah.

Arven berdiri di depannya, melindunginya.

Cahaya biru mulai muncul di tangannya.

“Jika dia ingin mengambilmu…” kata Arven dengan suara tegas.

“…maka dia harus melewatiku terlebih dahulu.”

Malam tanpa bulan itu berubah menjadi awal dari pertempuran besar pertama antara dunia manusia dan dunia lain.

Dan nasib kerajaan Eldoria kini berada di tangan seorang putri yang bahkan baru saja mengetahui siapa dirinya sebenarnya.










**** Bersambung****

     Untuk cerita selanjutnya sambung besok yahh 😊😊😊..


                    

πŸ‘‰ Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Tidak ada komentar:

Posting Komentar