Kamis, 19 Februari 2026

Cerita Romantis ( Cinta antara seorang wanita desa dan seorang vampire ) Eps 10

 


CINCINSLOT - Hutan masih berasap ketika Laras menopang tubuh Arsen yang melemah.

Darah gelap menodai pakaiannya. Luka di dadanya tidak biasa — bukan luka biasa akibat benturan. Ada jejak energi purba yang tertinggal di kulitnya, seperti racun bayangan yang merayap pelan.

“Valthera…” bisik Arsen lirih. “Serangannya bukan fisik semata.”

Laras menekan tangannya di atas luka itu. Ia bisa merasakannya — energi asing yang mencoba memadamkan inti vampir Arsen dari dalam.

Untuk pertama kalinya sejak menjadi ratu, ia merasa benar-benar takut.

“Apa yang bisa menyembuhkannya?” tanyanya pada pemimpin Dewan yang baru tiba bersama para penjaga.

Sang tetua menatap luka itu dengan wajah tegang.
“Tidak ada ramuan. Tidak ada ritual biasa.”

Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

“Kecuali darah Darah Bulan.”

Semua terdiam.

Memberikan darahnya bukan sekadar penyembuhan. Itu berarti mengikat jiwa mereka lebih dalam dari sekadar cinta.

Arsen menggeleng pelan.
“Jangan. Ikatan darah ratu bersifat abadi.”

Laras menatapnya dengan mata yang bergetar merah.
“Aku sudah memilihmu sejak lama.”

Tanpa ragu lagi, ia menggigit pergelangan tangannya sendiri. Darah merah bercahaya mengalir seperti cairan api.

Ia mendekatkan luka itu ke bibir Arsen.

Untuk sesaat, dunia terasa berhenti.

Begitu darah Laras menyentuh bibirnya, energi meledak lembut seperti gelombang hangat. Luka di dada Arsen bercahaya merah — lalu perlahan menutup.

Namun sesuatu berubah.

Mata Arsen yang biasanya merah gelap kini memiliki kilau keemasan samar. Ikatan di antara mereka terasa nyata — seperti benang cahaya yang menghubungkan detak eksistensi mereka.

Arsen terengah, namun hidup.

“Kau bodoh…” bisiknya lemah, tapi tersenyum.

Laras hampir menangis.
“Lebih baik bodoh bersamamu daripada ratu sendirian.”

Namun Dewan tidak terlihat lega.

Salah satu anggota melangkah maju.
“Dengan ini, kekuatanmu kini mengalir dalam dirinya. Jika ia terluka… kau akan merasakannya. Jika ia mati…”

Ia tidak melanjutkan kalimatnya.

Laras mengerti.

Ikatan itu adalah kekuatan — sekaligus kelemahan.

Di kejauhan, bayangan Valthera muncul sesaat di antara pepohonan.

“Bagus,” gumamnya pelan.
“Sekarang hatimu benar-benar punya celah.”

Angin berputar dingin.

Laras membantu Arsen berdiri. Mereka saling menatap — bukan hanya sebagai kekasih, bukan hanya sebagai ratu dan pelindung.

Kini mereka terikat oleh darah.

Namun Laras merasakan sesuatu yang lebih mengkhawatirkan—

Sejak ia memberikan darahnya… sisi gelap dalam dirinya terasa semakin kuat.

Seolah-olah setiap kali ia menggunakan kekuatan itu untuk cinta…
bayangan dalam dirinya ikut tumbuh.

Suara di Dalam Darah

CINCINSLOT - Malam terasa berbeda setelah ikatan darah itu terjadi.

Di ruang batu istana, Laras terbangun mendadak. Nafasnya berat. Di telinganya—bukan suara angin, bukan detak jantung makhluk hutan.

Melainkan bisikan.

Ia kini milikmu… dan kau milikku.

Laras memejamkan mata. Suara itu bukan imajinasinya.

Itu Valthera.

Ia bangkit dan berjalan ke balkon. Di kejauhan, desa tampak tenang. Namun dalam pikirannya, ia merasakan sesuatu yang baru—jalur energi yang mengalir melalui ikatan darahnya dengan Arsen.

Ia bisa merasakan emosinya.
Kekuatannya.
Bahkan pikirannya yang samar.

Tiba-tiba Arsen muncul di belakangnya.

“Aku merasakan kegelisahanmu,” katanya pelan.

Laras terdiam.

“Kau juga merasakannya?” tanyanya.

Arsen mengangguk. “Ikatan ini bukan hanya menyembuhkan. Ia memperkuatku… tapi juga membuka sesuatu.”

Ia mengangkat tangannya. Energi keemasan samar berdenyut di telapak tangannya—bercampur merah Darah Bulan.

Laras terkejut.
“Kau membawa sebagian kekuatanku.”

“Dan mungkin juga sebagian bayanganmu,” jawab Arsen pelan.

Di ruang Dewan, bisikan ketakutan mulai menyebar.

“Ratu mengikat dirinya pada seorang pria.”
“Jika ia jatuh, ratu ikut melemah.”
“Atau lebih buruk—jika pria itu dikuasai bayangan…”

Pemimpin Dewan menatap api unggun dengan wajah muram.
“Kita menghadapi sesuatu yang lebih tua dari hukum kita.”

Tiba-tiba—

Jeritan terdengar dari arah desa.

Laras dan Arsen saling menatap, lalu menghilang dalam bayangan.

Api menyala di beberapa rumah. Bukan serangan vampir liar kali ini.

Langit di atas desa membelah, menciptakan celah hitam berputar.

Valthera muncul di udara, melayang dengan aura gelap menyelimuti tubuhnya.

“Aku bosan menunggu,” suaranya menggema.
“Jika kau ingin melindungi manusia, buktikan.”

Ia mengangkat tangannya—dan seorang gadis kecil terangkat ke udara oleh bayangan yang mencengkeramnya.

Amarah Laras melonjak.

Bayangan di belakangnya tumbuh tinggi, hampir menyamai wujud Valthera.

Arsen merasakan gelombang itu melalui ikatan darah mereka.
“Laras, jangan biarkan amarah memimpinmu.”

Valthera tersenyum tipis.
“Lihat? Bahkan ia takut pada dirimu yang sebenarnya.”

Laras menutup mata sejenak.

Ia bisa membakar seluruh desa untuk menghentikan Valthera.

Ia bisa melepaskan kekuatan penuhnya.

Tapi dengan harga apa?

Perlahan, ia mengangkat tangan—bukan dengan amarah, melainkan kendali.

Energi merah dan emas bercampur, membentuk cahaya baru—tidak sepenuhnya vampir, tidak sepenuhnya gelap.

Cahaya itu menembus bayangan Valthera tanpa menghancurkan desa.

Gadis kecil itu jatuh—dan Arsen menangkapnya sebelum menyentuh tanah.

Valthera terdorong mundur untuk pertama kalinya.

Matanya menyipit.

“Menarik… Kau menciptakan sesuatu yang bahkan aku tak kenal.”

Laras menatapnya dengan tenang.
“Aku bukan masa depanmu.”

Valthera perlahan menghilang dalam celah gelap.

“Kalau begitu, kita lihat seberapa lama kau bisa menahan dua sisi itu sebelum salah satunya memakanmu.”

Langit kembali normal.

Desa selamat.

Namun saat Laras menoleh pada Arsen, ia merasakan sesuatu yang berbeda.

Ikatan mereka semakin kuat… tapi juga semakin panas.

Seolah-olah dua kekuatan besar sedang menyatu—atau bersiap meledak.

Dan jauh di dalam dirinya, suara Valthera masih berbisik.

Setiap kali kau menggunakan kekuatan itu… kau semakin dekat padaku.










**** Bersambung****

     Untuk cerita selanjutnya sambung besok yahh 😊😊😊..


                    

👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Tidak ada komentar:

Posting Komentar