CINCINSLOT - Langit di atas Eldoria dipenuhi kilatan cahaya emas dan petir hitam.
Di tengah udara yang dipenuhi debu perang, Putri Elara melayang dengan cahaya yang semakin terang di sekeliling tubuhnya.
Di hadapannya, Lord Varyx berdiri di udara dengan sayap hitam terbentang luas.
Di bawah mereka, medan perang masih berlangsung.
Para prajurit Eldoria berjuang melawan gelombang makhluk bayangan yang terus berdatangan dari gerbang-gerbang merah di langit.
Arven berdiri di antara para prajurit, pedangnya sudah dipenuhi bekas pertempuran.
Ia menatap ke langit dengan cemas.
“Elara…”
Di udara, Varyx mengangkat tangannya.
Energi kegelapan berkumpul di sekeliling tubuhnya seperti badai.
“Kau cukup kuat untuk seorang manusia,” katanya dengan suara berat.
“Tapi kau masih belum mengerti siapa dirimu sebenarnya.”
Elara menatapnya tajam.
“Aku tidak peduli siapa aku di masa lalu.”
“Aku hanya tahu satu hal…”
Ia mengangkat tangannya.
Cahaya emas besar menyala lebih terang dari sebelumnya.
“Aku akan melindungi dunia ini.”
Varyx tertawa keras.
“Kalau begitu… biarkan aku membantumu mengingat.”
Tiba-tiba ia melepaskan gelombang energi hitam besar.
BOOOOOOM!
Serangan itu menghantam Elara dengan keras.
Tubuh Elara terpental jauh dan jatuh ke tanah di dekat gerbang kerajaan.
Arven langsung berlari mendekat.
“Elara!”
Elara mencoba berdiri, namun tubuhnya terasa sangat berat.
Cahaya di sekelilingnya mulai meredup.
Di langit, Varyx menatapnya dengan dingin.
“Bangkitlah… pewaris terakhir dari Ratu Seraphyne.”
Nama itu membuat Elara terdiam.
Di dalam pikirannya tiba-tiba muncul kilatan kenangan aneh.
Sebuah istana kuno.
Seorang wanita dengan sayap cahaya berdiri di depan gerbang dunia.
Wanita itu menatap Elara dan berkata dengan suara lembut.
“Suatu hari… kekuatanku akan hidup kembali dalam dirimu.”
Elara membuka matanya dengan kaget.
Cahaya emas tiba-tiba kembali muncul di tubuhnya.
Namun kali ini berbeda.
Dari punggungnya perlahan muncul sayap cahaya besar.
Angin kuat berputar di sekelilingnya.
Para prajurit dan makhluk bayangan sama-sama berhenti bertarung.
Semua menatap Elara dengan terkejut.
Arven hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
“Elara…”
Di langit, Varyx tersenyum puas.
“Akhirnya.”
“Elara, pewaris kekuatan Ratu Seraphyne, telah bangkit.”
Elara perlahan melayang kembali ke udara.
Sayap cahaya besar terbentang di belakangnya.
Matanya sekarang bersinar seperti matahari.
Ia menatap Varyx dengan tenang.
“Sekarang aku mengerti…”
Cahaya besar berkumpul di tangannya.
“Dan aku akan mengakhiri ini.”
Di bawah mereka, seluruh medan perang kembali bergetar.
Karena pertarungan sebenarnya baru saja dimulai.
Pertarungan Cahaya dan Kegelapan
CINCINSLOT - Angin kencang berputar di langit Eldoria.
Di tengah awan gelap yang dipenuhi kilatan petir hitam, Putri Elara melayang dengan sayap cahaya besar yang bersinar terang.
Cahaya emas dari tubuhnya menerangi medan perang yang hampir tenggelam dalam kegelapan.
Di hadapannya, Lord Varyx mengepakkan sayap hitamnya perlahan.
Matanya yang merah menyala menatap Elara dengan penuh kepuasan.
“Jadi… akhirnya kekuatan itu bangkit,” katanya.
Elara menatapnya dengan tenang, namun matanya dipenuhi tekad.
“Aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan dunia ini.”
Varyx tertawa pelan.
“Kau masih belum mengerti, Elara.”
Ia mengangkat tangannya.
Energi kegelapan berkumpul seperti badai di sekelilingnya.
“Dunia ini memang ditakdirkan untuk jatuh.”
Tanpa peringatan—
Varyx melesat maju dengan kecepatan luar biasa.
SWOOOOSH!
Cakar hitamnya mencoba menyerang Elara.
Namun Elara mengangkat tangannya.
CLANG!
Perisai cahaya besar muncul dan menahan serangan itu.
Benturan antara cahaya dan kegelapan menciptakan ledakan besar di langit.
Di bawah mereka, para prajurit dan makhluk bayangan berhenti bertarung sejenak.
Semua menatap duel yang menentukan nasib dunia itu.
Arven berdiri di antara para prajurit Eldoria.
Matanya tidak pernah lepas dari Elara.
“Kau bisa melakukannya…”
Di udara, Elara mengepakkan sayap cahayanya.
Ia melesat ke arah Varyx.
WHOOSH!
Ia melepaskan serangan cahaya besar dari tangannya.
Namun Varyx menangkisnya dengan energi kegelapan.
BOOOOM!
Ledakan cahaya menerangi seluruh langit.
Awan di atas mereka terbelah oleh kekuatan dua energi besar itu.
Varyx tersenyum.
“Kau sudah lebih kuat… tapi masih belum cukup.”
Ia mengangkat kedua tangannya ke langit.
Tiba-tiba semua gerbang merah kecil di langit terbuka lebih lebar.
Ratusan makhluk terbang keluar seperti badai bayangan.
Arven menatap langit dengan ngeri.
“Tidak… mereka memanggil lebih banyak lagi!”
Makhluk-makhluk itu mulai menyerang kerajaan dari udara.
Namun Elara menutup matanya sejenak.
Ia merasakan kekuatan kuno yang mengalir di dalam dirinya.
Suara lembut muncul kembali di dalam pikirannya.
Ratu Seraphyne.
“Kekuatanmu bukan hanya untuk bertarung… tetapi untuk menutup gerbang itu.”
Elara membuka matanya.
Cahaya di tubuhnya menjadi jauh lebih terang.
Ia mengangkat kedua tangannya ke langit.
WOOOOOOSH!
Ribuan sinar cahaya emas melesat ke udara.
Satu per satu gerbang merah di langit mulai tertutup.
Makhluk-makhluk bayangan yang keluar dari sana langsung menghilang menjadi asap hitam.
Para prajurit Eldoria bersorak.
Namun Varyx menatapnya dengan wajah yang berubah serius.
“Jadi kau memilih jalan itu…”
Ia mengepakkan sayapnya dan terbang lebih tinggi.
Energi kegelapan yang jauh lebih besar mulai berkumpul di sekeliling tubuhnya.
Langit menjadi semakin gelap.
Petir hitam menyambar di berbagai tempat.
“Kalau begitu… aku akan menghancurkanmu sebelum kau menutup gerbang terakhir.”
Elara menatapnya tanpa rasa takut.
Cahaya emas di tubuhnya semakin terang.
Sayap cahayanya membentang lebih luas.
Di langit Eldoria—
pertarungan terakhir antara cahaya dan kegelapan akan segera dimulai.

**** Bersambung****
Untuk cerita selanjutnya sambung besok yahh πππ..
π Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Tidak ada komentar:
Posting Komentar